Monday, March 14, 2016

Motivasi Guru

gambar diambil dari guraru.org
1. Video ini berisi motivasi untuk para guru agar mempersiapkan diri guna menghadapi PKG dan PKB.
Adapun cerita lengkapnya sebagai berikut:
Cerita ini terjadi ketika penulis mendapatkan tugas dari salah seorang rekan guru untuk membuat video motivasi bagi para guru-guru se-Kota Depok yang berkumpul di PPPPTK Bojongsari Depok dalam sebuah pertemuan untuk Sosialisasi tentang Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) sesuai dengan PERMENNEGPAN dan RB No. 16 Tahun 2009 yang katanya akan berlaku mulai Januari 2013. Pertemuan tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan guru se-Kota Depok yang berasal dari seluruh MGMP mata pelajaran yang ada serta dihadiri oleh para pejabat Dinas Pendidikan Kota Depok. Untuk hal ini penulis membuat sebuah animasi dengan foto penulis sendiri yang intinya berisi informasi agar seluruh guru dapat bersiap diri menjelang pemberlakuan PKG dan PKB tadi. Ketika video ditampilkan beragam tanggapan dan komentar seputar pesan yang terkandung dalam animasi tersebut. Namun, yang terpenting bagi penulis adalah pesan yang ingin penulis sampaikan coba dilakukan dengan cara yang berbeda agar audiens terutama para guru mau ‘bersolek’ untuk mempersiapkan diri menghadapi PKG dan PKB.
silahkan melihat videonya

Peran Guru Sebagai Motivator Bagi Siswa

Sejalan dengan pergeseran makna pembelajaran dari pembelajaran yang berorientasi kepada guru (teacher oriented) ke pembelajaran yang berorientasi kepada peserta didik (student oriented), maka peran guru dalam proses pembelajaran pun mengalami pergeseran, salah satunya adalah penguatan peran guru sebagai motivator. Dengan demikian, dalam hal ini selain peran guru sebagai pendidik dan pengajar juga peran guru dituntut sebagai motivator bagi siswanya. Karena dengan demikian, siswa tidak akan mengalami titik jenuh dalam belajar dan pada akhirnya minat dan motivasi siswa dalam belajar terus meningkat.

Sunday, March 31, 2013

Pendidikan Karakter

Perioritas pembangunan nasional sebagaimana yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Nasional Tahun 2005 – 2025(UU No. 17 Tahun 2007) antara lain adalah mewujudkan masyarakat berakhlak mulia, bermoral, beretika, berbudaya, dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila”. Salah satu upaya untuk merealisasikannya adalah dengan memperkuat jati diri dan karakter bangsa melalui pendidikan. Upaya ini bertujuan untuk membentuk dan membangun manusia Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mematuhi aturan hukum, memelihara kerukunan internal dan antar umat beragama, melaksanakan interaksi antarbudaya, mengembangkan modal sosial, menerapkan nilai-nilai luhur budaya bangsa, dan memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia dalam rangka memantapkan landasan spiritual, moral, dan etika pembangunan bangsa.

Di dalam Perpres No. 5 tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional disebutkan bahwa substansi inti program aksi bidang pendidikan di antaranya adalah Penerapan metodologi pendidikan yang tidak lagi berupa pengajaran demi kelulusan ujian (teaching to the test), namun pendidikan menyeluruh yang memperhatikan kemampuan sosial, watak, budi pekerti, kecintaan terhadap budaya-bahasa Indonesia dengan memasukkan pula pendidikan kewirausahaan sehingga sekolah dapat mendorong penciptaan hasil didik yang mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia.

Saturday, November 24, 2012

Mengenal Karakter Anak Berdasarkan Golongan Darah

Menjadi orang tua bukanlah suatu hal yang mudah. Seringkali kita tidak mengenali karakter anak kita meskipun kita sering bersama mereka. Hal-hal kecil yang sering kita abaikan, terkadang merupakan hal yang paling penting bagi anak. Masalah komunikasi merupakan hambatan yang sangat berpengaruh bagi sebuah hubungan yang sehat. Terkadang kita bertanya-tanya, bagaimana ya cara kita berkomunikasi agar pendapat kita bisa didengarkan anak? Seberapa jauh sih kita mengenal karakter anak kita?
Di Jepang, mengetahui karakter seseorang lewat golongan darah merupakan sebuah tradisi yang sudah umum. Tetapi, karekter berdasarkan golongan darah ini tidak mutlak dimiliki oleh orang bergolongan darah tertentu, tetapi ada kecenderungan yang menjadi pembawaannya. Dengan mengetahui kelebihan dan kelemahan anak, kita bisa mengenal isi hati anak yang menjadi kunci untuk membangun kepribadian mereka.

Anak yang bergolongan darah O
Karakteristik temperamen :
- Gairah hidupnya sangat tinggi (aktif, mempunyai cara tertawa yang khas, berorientasi pada hasil)
- Memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkan
- Ekspresi dan pola pikirnya diungkapkan dengan tidak berbelit-belit
- Memiliki rasa percaya diri dan ekspresi diri yang kuat
- Memilih teman dengan dilandasi oleh hubungan kekuasaan yang kuat
- Mudah tersentuh atau tersinggung, tetapi mudah juga melupakannya
- Senang bicara